*Materi Tayang AIHQ*
*DK PSDM ODOJ*
๐กOase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Senin, 14 Agustus 2017
*Sudahkah Kita Bersiap Menyongsong Kematian?*
Oleh: Rochma Yulika
Jika ditanya, siapkah kita berjumpa dengan ajal?
Tentulah banyak di antara manusia yang akan menjawab,"Aku belum siap."
Sungguh, kematian adalah kepedihan yang sulit digambarkan. Karena kematian akan menghadirkan kesedihan bagi siapa saja yang ditinggalkan oleh orang yang disayangi. Begitu juga bagi yang sedang berjumpa dengan kematian pun akan terselip rasa khawatir dan cemas kala harus memulai langkah menuju kehidupan yang tiada berakhiran.
Seperti apapun itu pasti akan datang pada kita. Semua tergantung dari sejauhmana kita menyiapkan bekal.
Maka kata yang tepat adalah mari menyongsong kematian. Bukan berlari darinya, itulah yang harus kita lakukan. Karena jika berlari dari kematian, kita tidak akan pernah bersiap-siap menghadapinya padahal ia sesuatu yang pasti datang.
Dan cara terbaik dalam menyongsong kematian adalah dengan menjalani kehidupan yang penuh diwarnai kebajikan. Mereka yang beriman, beramal shalih dan senantiasa mengisi kantung bekalnya dengan takwa adalah mereka yang bersikap benar dalam menyongsong kematian.
Dalam Qu'ran Surat Annisa:78
Artinya: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh“.
Selamat berjumpa dengan kematian semoga husnul khatimah yang kita dapatkan.
◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/262/14/08/2017
oaseodoj@gmail.com
๐ธ๐น๐ธ๐น๐ธ๐น๐ธ
*DK PSDM ODOJ*
๐กOase Dakwah
Penyejuk Hati Penggugah Jiwa
Senin, 14 Agustus 2017
*Sudahkah Kita Bersiap Menyongsong Kematian?*
Oleh: Rochma Yulika
Jika ditanya, siapkah kita berjumpa dengan ajal?
Tentulah banyak di antara manusia yang akan menjawab,"Aku belum siap."
Sungguh, kematian adalah kepedihan yang sulit digambarkan. Karena kematian akan menghadirkan kesedihan bagi siapa saja yang ditinggalkan oleh orang yang disayangi. Begitu juga bagi yang sedang berjumpa dengan kematian pun akan terselip rasa khawatir dan cemas kala harus memulai langkah menuju kehidupan yang tiada berakhiran.
Seperti apapun itu pasti akan datang pada kita. Semua tergantung dari sejauhmana kita menyiapkan bekal.
Maka kata yang tepat adalah mari menyongsong kematian. Bukan berlari darinya, itulah yang harus kita lakukan. Karena jika berlari dari kematian, kita tidak akan pernah bersiap-siap menghadapinya padahal ia sesuatu yang pasti datang.
Dan cara terbaik dalam menyongsong kematian adalah dengan menjalani kehidupan yang penuh diwarnai kebajikan. Mereka yang beriman, beramal shalih dan senantiasa mengisi kantung bekalnya dengan takwa adalah mereka yang bersikap benar dalam menyongsong kematian.
Dalam Qu'ran Surat Annisa:78
Artinya: “Di mana saja kamu berada, kematian akan mendapatkan kamu, kendatipun kamu di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh“.
Selamat berjumpa dengan kematian semoga husnul khatimah yang kita dapatkan.
◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇•◇◇
AIHQ - DK PSDM ODOJ
AIHQ/262/14/08/2017
oaseodoj@gmail.com
๐ธ๐น๐ธ๐น๐ธ๐น๐ธ
Komentar
Posting Komentar