Langsung ke konten utama

MATERI KOL AIHQ REG 2


Sabtu, 21 Juli 2018
----------------------------



DENGAN IHSAN MERAIH RIDHO ALLAH SWT


*Jamaah AIHQ yang berbahagia...*

_Melalui kesempatan yang diberikan Allah Swt pada hari ini, kita akan membahas tentang ihsan. Agar semakin baik ibadah kita, agar semakin berkualitas amalan kita serta semakin berbobot timbangan amal kebaikan kita. Kita akan membahas tentang ihsan...._

*Saudarakufillah...*
_Ihsan adalah puncak ibadah dan akhlak yang senantiasa menjadi target seluruh hamba Allah Swt. Sebab, ihsan menjadikan kita sosok yang mendapatkan kemuliaan dari-Nya._

💕Sebaliknya, seorang hamba yang tidak mampu mencapai target ini akan kehilangan kesempatan yang sangat mahal untuk menduduki posisi terhormat di mata Allah Swt.

💕Rasulullah Saw. pun sangat menaruh perhatian akan hal ini, sehingga seluruh ajaran-ajarannya mengarah kepada satu hal, yaitu mencapai ibadah yang sempurna dan akhlak yang mulia.

_Oleh karenanya, seorang muslim hendaknya tidak memandang ihsan itu hanya sebatas akhlak yang utama saja, melainkan harus dipandang sebagai bagian dari akidah dan bagian terbesar dari keislamannya._

💕Karena, Islam dibangun di atas tiga landasan utama, yaitu iman, Islam, dan ihsan, seperti yang telah diterangkan oleh Rasulullah Saw. dalam haditsnya yang shahih.

💌Hadist ini menceritakan saat Raulullah Saw. menjawab pertanyaan Malaikat Jibril -yang menyamar sebagai seorang manusia- mengenai Islam, iman, dan ihsan. Setelah Jibril pergi, Rasulullah Saw. bersabda kepada para sahabatnya, “Inilah Jibril yang datang mengajarkan kepada kalian urusan agama kalian.” Beliau menyebut ketiga hal di atas sebagai agama, dan bahkan Allah Swt. memerintahkan untuk berbuat ihsan pada banyak tempat dalam Al-Qur`an.
_“Dan berbuat baiklah kalian, karena sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berbuat baik.”_
*(QS. Al-Baqarah: 195)*

“Sesungguhnya Allah memerintahkanmu untuk berbuat adil dan kebaikan….”
*(QS. An-Nahl: 90)*

💌Ihsan berasal dari kata hasana yuhsinu, yang artinya adalah berbuat baik, sedangkan bentuk masdarnya adalah ihsanan, yang artinya kebaikan. Allah swt. berfirman dalam Al-Qur`an mengenai hal ini.
_“Jika kamu berbuat baik, (berarti) kamu berbuat baik bagi dirimu sendiri…”_
*(Al-Isra': 7)*

_“Dan berbuat baiklah (kepada oraang lain) seperti halnya Allah berbuat baik terhadapmu….”_
*(QS. Al-Qashash: 77)*

💕Ibnu Katsir mengomentari ayat di atas dengan mengatakan bahwa kebaikan yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah kebaikan kepada seluruh makhluk Allah Swt.

💕Islam, Iman & Ihsan adl satu kesatuan yg tdk bisa dipisahkan satu dgn lainnya. Iman adl keyakinan yg menjadi dasar akidah. Keyakinan tersebut kemudian diwujudkan melalui pelaksanaan kelima rukun Islam. Sedangkan pelaksanaan rukun Islam dilakukan dgn cara ihsan, sbg upaya pendekatan diri kpd Allah Swt.

*🌸1🌸*

*Jamaah AIHQ yang kami muliakan...*

*Ada Tiga Aspek Pokok dalam Ihsan*

_Ihsan meliputi tiga aspek yang fundamental. Ketiga hal tersebut adalah ibadah, muamalah, dan akhlak. Ketiga hal inilah yang menjadi pokok bahasan kita kali ini._

*1⃣Ibadah*
_Kita berkewajiban ihsan dalam beribadah, yaitu dengan menunaikan semua jenis ibadah, seperti shalat, puasa, haji, dan sebagainya dengan cara yang benar, yaitu menyempurnakan syarat, rukun, sunnah, dan adab-adabnya._

💌Hal ini tidak akan mungkin dapat ditunaikan oleh seorang hamba, kecuali jika saat pelaksanaan ibadah-ibadah tersebut ia dipenuhi dengan cita rasa yang sangat kuat (menikmatinya), juga dengan kesadaran penuh bahwa Allah Swt senantiasa memantaunya hingga ia merasa bahwa ia sedang dilihat dan diperhatikan oleh-Nya. Minimal seorang hamba merasakan bahwa Allah Swt senantiasa memantaunya, karena dengan inilah ia dapat menunaikan ibadah-ibadah tersebut dengan baik dan sempurna, sehingga hasil dari ibadah tersebut akan seperti yang diharapkan.

💌Inilah maksud dari perkataan Rasulullah Saw yang berbunyi, _“Hendaklah kamu menyembah Allah seakan-akan engkau melihat-Nya, dan jika engkau tak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Dia melihatmu.”_

💕Kini jelaslah bagi kita bahwa sesungguhnya arti dari ibadah itu sendiri sangatlah luas. Maka, selain jenis ibadah yang kita sebutkan tadi, yang tidak kalah pentingnya adalah juga jenis ibadah lainnya seperti jihad, hormat terhadap mukmin, mendidik anak, menyenangkan isteri, meniatkan setiap yang mubah untuk mendapat ridha Allah Swt, dan masih banyak lagi. Oleh karena itulah, Rasulullah Saw. menghendaki umatnya senantiasa dalam keadaan seperti itu, yaitu senantiasa sadar jika ia ingin mewujudkan ihsan dalam ibadahnya.

*🌸2🌸*

_Sahabat Quran Rahimakumullah_

*Tingkatan Ibadah dan Derajatnya*

_Berdasarkan nash-nash Al-Qur`an dan Sunnah, maka ibadah mempunyai tiga tingkatan, diantaranya :_

*Pertama, Tingkat Takwa*
_Tingkat takwa adalah tingkatan dimana seluruh derajatnya dihuni oleh mereka yang masuk kategori al-Muttaqun, sesuai dengan derajat ketakwaan masing-masing._
💌Takwa akan menjadi sempurna dengan menunaikan seluruh perintah Allah Swt dan meninggalkan seluruh larangan-Nya.

💕Hal ini berarti meninggalkan salah satu perintah Allah Swt dapat mengakibatkan sanksi dan melakukan salah satu larangannya adalah dosa.

💕Dengan demikian, puncak takwa adalah melakukan seluruh perintah Allah Swt dan meninggalkan semua larangan-Nya.

💕Peringkat ini disebut martabat takwa, karena amalan-amalan yang ada pada derajat ini membebaskannya dari siksaan atas kesalahan yang dilakukannya.

💕Adapun derajat yang paling rendah dari peringkat ini adalah derajat dimana seseorang menjaga dirinya dari kekalnya dalam neraka, yaitu dengan iman yang benar yang diterima oleh Allah Swt.

*Kedua, Tingkat al-Bir*
_Peringkat ini akan dihuni oleh mereka yang masuk kategori al-Abrar._

💕Hal ini sesuai dengan amalan-amalan kebaikan yang mereka lakukan dari ibadah-ibadah sunnah serta segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah Swt.

💕Hal ini dilakukan setelah mereka menunaikan segala yang wajib, atau yang ada pada peringkat sebelumnya, yaitu peringkat takwa.
Peringkat ini disebut martabat al-Bir (kebaikan), karena derajat ini merupakan perluasan pada hal-hal yang sifatnya sunnah, sesuatu sifatnya semata-mata untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt dan merupakan tambahan dari batasan-batasan yang wajib serta yang diharamkan-Nya.

💕Dengan demikian, barangsiapa yang mengklaim dirinya telah melakukan kebaikan sedang dia tidak mengimani unsur-unsur kaidah iman dalam Islam, serta tidak terhindar dari siksaan neraka, maka ia tidak dapat masuk dalam peringkat ini (al-bir).

*Ketiga, Tingkatan Ihsan*
_Ketika kita mencermati pengertian ihsan dengan sempurna -seperti yang telah kita sebutkan sebelumnya– maka kita akan mendapatkan suatu kesimpulan bahwa ihsan memiliki dua sisi: Pertama, ihsan adalah kesempurnaan dalam beramal sambil menjaga keikhlasan dan jujur pada saat beramal. Ini adalah ihsan dalam tata cara (metode). Kedua, ihsan adalah senantiasa memaksimalkan amalan-amalan sunnah yang dapat mendekatkan diri kepada Allah Swt, selama hal itu adalah sesuatu yang diridhai-Nya dan dianjurkan untuk melakukannya._

*🌸3🌸*

*2⃣Muamalah*
Dalam bab muamalah, ihsan dijelaskan Allah Swt. pada surah *An-Nisaa' ayat 36,* yang berbunyi sebagai berikut, _“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu bapak, karib kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga yang dekat maupun yang jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahayamu.”_

💕Kita sebelumnya telah membahas bahwa ihsan adalah beribadah kepada Allah Swt dengan sikap seakan-akan kita melihat-Nya, dan jika kita tidak dapat melihat-Nya, maka Allah Swt melihat kita. Kini, kita akan membahas ihsan dari muamalah dan siapa saja yang masuk dalam bahasannya. Berikut ini adalah mereka yang berhak mendapatkan ihsan tersebut:

*Pertama, Ihsan kepada kedua orang tua*

*Kedua, Ihsan kepada kerabat karib*
_Ihsan kepada kerabat adalah dengan jalan membangun hubungan yang baik dengan mereka, bahkan Allah Swt. menyamakan seseorang yang memutuskan hubungan silatuhrahmi dengan perusak di muka bumi._

💌Allah Swt berfirman, _“Maka apakah kiranya jika kamu berkuasa kamu akan membuat kerusakan dimuka bumi dan memutuskan hubungan kekeluargaan?”_
*(QS. Muhammad: 22)*

💕Silaturahmi adalah kunci untuk mendapatkan keridhaan Allah Swt.

*Ketiga, Ihsan kepada anak yatim dan fakir miskin*

*Keempat, Ihsan kepada tetangga dekat, tetangga jauh, serta teman sejawat*

*Kelima, Ihsan kepada ibnu sabil dan hamba sahaya*

*Keenam, Ihsan dengan perlakuan dan ucapan yang* baik kepada manusia
Rasulullah Saw. bersabda, _“Barangsiapa beriman kepada Allah dan Hari Kiamat, hendaklah ia berkata yang baik atau diam.”_
*(HR. Bukhari dan Muslim)*

💕Masih riwayat dari Bukhari dan Muslim, Rasulullah Saw bersabda, _“Ucapan yang baik adalah sedekah.”_

💕Bagi manusia secara umum, hendaklah kita melembutkan ucapan, saling menghargai dalam pergaulan, menyuruh kepada yang makruf dan mencegahnya dari kemungkaran, menunjukinya jalan jika ia tersesat, mengajari mereka yang bodoh, mengakui hak-hak mereka, dan tidak mengganggu mereka dengan tidak melakukan hal-hal dapat mengusik serta melukai mereka.

*Ketujuh, Ihsan dengan berlaku baik kepada binatang*

*🌸4🌸*

*3⃣Akhlak*
_Ihsan dalam akhlak sesungguhnya merupakan buah dari ibadah dan muamalah._

💕Seseorang akan mencapai tingkat ihsan dalam akhlaknya apabila ia telah melakukan ibadah seperti yang menjadi harapan Rasulullah Swt dalam hadits yang telah dikemukakan di awal tulisan ini, yaitu menyembah Allah Swt seakan-akan melihat-Nya, dan jika kita tidak dapat melihat-Nya, maka sesungguhnya Allah Swt senantiasa melihat kita.

💕Jika hal ini telah dicapai oleh seorang hamba, maka sesungguhnya itulah puncak ihsan dalam ibadah. Pada akhirnya, ia akan berbuah menjadi akhlak atau perilaku, sehingga mereka yang sampai pada tahap ihsan dalam ibadahnya

💌Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

_“Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang bertakwa dan orang-orang yang berbuat ihsan.”_
*(QS. An Nahl: 128)*

💕Sikap ihsan ini harus berusaha kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Jika kita berbuat amalan kataatan, maka perbuatan itu selalu kita niatkan untuk Allah Swt. Sebaliknya jika terbesit niat di hati kita untuk berbuat keburukan, maka kita tidak mengerjakannya karena sikap ihsan yang kita miliki. Seseorang yang sikap ihsannya kuat akan rajin berbuat kebaikan karena dia berusaha membuat senang Allah Swt yang selalu melihatnya. Sebaliknya dia malu berbuat kejahatan karena dia selalu yakin Allah Swt melihat perbuatannya.

💕Ihsan adalah puncak prestasi dalam ibadah, muamalah, dan akhlak seorang hamba. Oleh karena itu, semua orang yang menyadari akan hal ini tentu akan berusaha dengan seluruh potensi diri yang dimilikinya agar sampai pada tingkat tersebut. Siapa pun kita, apa pun profesi kita, di mata Allah Swt tidak ada yang lebih mulia dari yang lain, kecuali mereka yang telah naik ke tingkat ihsan dalam seluruh amalannya, untuk meraih  derajat ihsan, sangat erat kaitannya dengan benarnya pengilmuan seseorang tentang nama-nama dan sifat-sifat Allah Swt.

Allah Ta’ala juga berfirman,

_“Dan jika kamu sekalian menghendaki (keridhaan) Allah dan Rasulnya-Nya serta (kesenangan) di negeri akhirat, maka sesungguhnya Allah menyediakan bagi siapa yang berbuat ihsan (kebaikan) diantaramu pahala yang besar.”_
*(QS. Al Ahzab: 29)*

_Semoga kita semua dapat mewujudkan ihsan dalam diri kita, sebelum Allah Swt mengambil ruh ini dari jasad kita._

Semoga bermanfaat.
_Wallahu a’lam bish showab_


📚Dari berbagai sumber

#AIHQ-DK PSDM ODOJ

Komentar

Postingan populer dari blog ini

AIHQ Premium Kol Live 2

☀Notula Kajian Online Live AIHQ Premium☀ Senin, 6 Agustus 2018 Pukul 19.30 Wib *Batch 1* ☀☀☀☀☀☀☀☀☀ 👑Materi👑 •┈┈┈◎❅❀❦🌹❦❀❅◎┈┈┈•        *APA YANG KAU RISAUKAN HARI INI?*        _Di persembahkan untuk kelas premium batch 1_ •┈┈┈◎❅❀❦🌹❦❀❅◎┈┈┈• _Sahabat AIHQ yg di muliakan Allah_🧕🏻 💙Seorang ulama pernah berpesan, ” لاَ تَحْزَنْ وَلَوْ رَحَلَتِ الدُّنْيَا كُلَّهَا عَنْكَ ، قُلْ لِكُلِّ مَا وَمَنْ تَفْقَدُهُ : يَكْفِيْنِي الله. “Jangan sedih, walau seluruh dunia hilang dari genggamanmu. Katakan kepada apa dan siapa yang menghilang darimu, cukuplah Allah SWT sebagai pelindungku. فَإِنْ تَوَلَّوْا فَقُلْ حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ۖ عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ ۖ وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ “Maka jika mereka berpaling (dari keimanan), maka katakanlah (Muhammad), “Cukuplah Allah bagiku; tidak ada tuhan selain Dia. Hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Tuhan yang memiliki ‘Arsy (singgasana) yang agung...

Syakhsiyah Jundiah

*➰Notulen Kajian Online Pengurus Departemen Kaderisasi-PSDM ODOJ ➰*  Jumat, 17 Agustus 2018 TeMa  : Syakhsiyah Jundiyah Oleh   : Ustadzah Rochma Yulika Waktu : 19.30 wib - Selesai Moderator : Asriana Notulensi  : Atin          💎PeMBuKaaN💎 Bismillaahirrahmaanirrahiim إنَّ الـحَمْدَ لِلّهِ نَـحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَن لاَّ إِلَهَ إِلاَّ الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُـحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُه. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ Puji syukur kehadirat Allah SWT yang sampai sekarang masih memberikan kita nikmat Kesehatan dan kesempatan kpda kita sehingga pada malam  hari ini Allah masih mengizinkan kita utk berkumpul dalam rangka mengikut...